Aplikasi Ilmu Pengetahuan bagi Masyarakat
Studi Industri Kerajinan Songkok Dua Pendopo dan Baitul Maal wat Tamwil (BMT) Muda Cabang Bungah-Gresik
Keywords:
IPTEK Bagi Masyarakat, Industri Kerajinan, BMTAbstract
Era Masyarakat Ekonomi ASEAN (MEA) diperlukan kondisi ekonomi syariah yang kokoh, tahan terhadap shock ekonomi. Jawa Timur memiliki banyak Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) yang secara empiric telah teruji tahan terhadap krisis tahun 1997/1998. Namun, semakin kompetitifnya persaingan usaha, perlu beberapa pembenahan UMKM Jawa Timur. Permasalahan UMKM sangat kompleks, mulai permodalan hingga strategi marketing yang berujung pada kurang populernya produk UMKM pada skala global. Secara konsep, BMT memiliki fungsi ganda yaitu sebagai lembaga keuangan penyalur modal kepada anggota, sekaligus sebagai incubator bisnis syariah untuk para tenant. Melalui Program IPTEK bagi Masyarakat (IbM), pendampingan dilakukan dengan mengambil case study BMT Mandiri Ukhuwah Persada (BMT MUDA) dan salah satu tenant-nya yaitu home industry songkok Dua Pendopo. Dalam rangka meningkatkan performance BMT, program yang akan dilakukan antara lain training service excellent; training communication skill; training risk management yang didalamnya termasuk kontrak perikatan syariah; training penyusunan proposal bisnis dalam rangka meningkatkan kemampuan BMT untuk mencari lembaga donor; dan training motivasi dan team building. Sedangkan untuk meningkatkan daya saing home industry songkok Dua Pendopo, beberapa program yang akan dilakukan antara lain pendampingan manajemen keuangan, pemasaran dan bisnis syariah. Hasil IbM diharapkan adanya sinergitas home industry dengan BMT di Jawa Timur.