DAKWAH ISLAM DAN IMPLEMENTASINYA TERHADAP BIMBINGAN DAN KONSELING ISLAM
DOI:
https://doi.org/10.30739/jkaka.v2i2.1630Keywords:
Dakwah, Islam, Bimbingan, dan KonselingAbstract
Dakwah merupakan sebuah usaha yang dilakukan untuk mempengaruhi orang lain. Dakwah merupakan kegiatan untuk menyeru, memanggil dan mengajak orang lain menuju jalan yang diridhai Allah agar memperoleh kebahagiaan dunia dan akhirat. Secara hakiki makna dakwah orientasinya kebahagian yang diridhai oleh Allah Swt, baik kehidupan di dunia maupun di akhirat. Hukum dakwah menurut para ulama, yaitu Fardu Kifayah dan Fardu A’in sebagaimana tertuang dalam ada firman Allah Swt.
Adapun metode yang digunakan oleh seorang konselor dakwah (da’i) diantaranya; pendekatan bil hikmah, pendekatan bil mauidzah hasanah, pendekatan almujadalah bi allati hiya ahsan. Prosedurnya dakwah melalui dua tahap, yaitu: tahap wawancara meliputi focus rencana program, dst. Kedua, tahap terapi dimulai dari memahami latar belakang klien, communicative approach, dan diakhir (follow –up) dari terapi yang telah dilakukan. Transformasi dakwah dalam konseling islam, meliputi sifat dan kepribadian konselor dakwah (da’i) mencakup kepridian yang bersifat rohani maupun jasmani.
Downloads
Downloads
Published
Issue
Section
Citation Check
License
Authors who publish in JKaKa:Jurnal Komunikasi dan Konseling Islam agree to the following terms:
- Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Attribution-ShareAlike 4.0 International (CC BY-SA 4.0) License that allows others to share the work with an acknowledgment of the work's authorship and initial publication in this journal.
- Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgment of its initial publication in this journal.
- Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work (See The Effect of Open Access).




