Jaringan Sosial dan Pemberdayaan Komunitas Difabel Kabupaten Cirebon Desa Durajaya
DOI:
https://doi.org/10.30739/loyalitas.v8i2.3975Abstrak
People with disabilities still face various structural and systemic barriers in gaining equal access to economic and social services. In Cirebon Regency, the disabled community has begun developing social networks as an empowerment strategy, one of which is through the formation of Joint Business Groups. This study aims to examine how social networks are formed, managed, and utilized by the disabled community in an effort to achieve economic independence and social inclusion. Using a qualitative approach with a case study method, data were collected through in-depth interviews and participant observation within the disabled community in Durajaya Village, Cirebon Regency. The analysis was conducted thematically with reference to Putnam's social capital theory, which includes elements of trust, norms, and social networks as the foundation for bonding and bridging social capital. The results show that social networks play a crucial role in enhancing solidarity, opening access to resources, and encouraging constructive social transformation. However, limited marketing and external support remain major challenges. Therefore, cross-sector collaboration, capacity building, and inclusive policies are crucial factors in strengthening the sustainable empowerment of the disabled community.
Unduhan
Referensi
Ashar D, Ashila BI, Pramesa GN, Saadah N, Ayatullah RK. (2025). Panduan penanganan perkara penyandang disabilitas berhadapan dengan hukum. Diterbitkan Oleh Masy Pemantau Peradil Indones Fak Huk Univ Indones. Published online 2019.
Badan Pusat Statistik. Published 2023. Accessed May 28, 2025. https://searchengine.web.bps.go.id/search?mfd=0000&q=disabilitas&content=all&page=1&title=0&from=all&to=all&sort=relevansi.
Bisqi MR, Rifa’i AB, Azis A. (2023). Program Pemberdayaan Masyarakat Difabel Melalui Difabel Creative Center di Daarut Tauhiid. Tamkin J Pengemb Masy Islam. 2023;6(3):253-276. doi:10.15575/tamkin.v6i3.24232.
Islam HL, Sudibyo DP. (2023). Social Capital dalam Upaya Pemberdayaan Penyandang Disabilitas Oleh Komunitas Difabel Slawi Mandiri di Kabupaten Tegal. J Mhs Wacana Publik. 2023;3(1):151-165. https://jurnal.uns.ac.id/wacana-publik/article/view/75900.
Nuryakin N, Susanto S. (2021). Peningkatan Capacity Akses Informasi Pasar Bagi UKM Industri Kuningan Di Desa Tumang. Pros Semin Nas Progr Pengabdi Masy. Published online 2021:1132-1139. doi:10.18196/ppm.23.365
Purnaningrum E, Dwiarta IMB, Ariprabowo T, Waryanto RBD, Prasetyo A. (2021). Pemberdayaan UMKM Disabilitas Trenggalek untuk Peningkatan Pendapatan Pasca Pandemi melalui Upgrading Sosial Media. Ekobis Abdimas J Pengabdi Masy. 2021;2(2):94-99. doi:10.36456/ekobisabdimas.2.2.4858
Putnam RD. Bowling Anlone. J Democr.(1995). Published online 1995:65-78.
Salsabila S, Apsari NC. (2021). Aksesibilitas Fasilitas Pelayanan Publik Di Beberapa Wilayah Dan Implementasi Undang-Undang Dalam Memenuhi Hak Penyandang Disabilitas. J Penelit dan Pengabdi Kpd Masy. 2021;2(2):180. doi:10.24198/jppm.v2i2.33976
Setiyaningsih K, Yuliani S. (2022).Community Governance dalam Pemberdayaan Masyarakat Penyandang Disabilitas (Studi pada Komunitas Difabel Blora Mustika (DBM)). Wacana Publik. 2022;2(2):332. doi:10.20961/wp.v2i2.66549 http://scioteca.caf.com/bitstream/handle/123456789/1091/RED2017-Eng-8ene.pdf?sequence=12&isAllowed=y%0Ahttp://dx.doi.org/10.1016/j.regsciurbeco.2008.06.005%0Ahttps://www.researchgate.net/publication/305320484_SISTEM_PEMBETUNGAN_TERPUSAT_STRATEGI_MELESTARI.
Siregar NAM, Purbantara A. (2020). Melawan Stigma Diskriminatif: Strategi Pemberdayaan Penyandang Disabilitas di Desa Panggungharjo. J Pemberdaya Masy Media Pemikir dan Dakwah Pembang. 2020;4(1):27-50. doi:10.14421/jpm.2020.041-02
St Aisyah Bm, Mandjarreki S. (2023). Peran Organisasi Ikatan Difabel Enrekang Inklusi Dalam Pemberdayaan Penyandang Difabel Di Kelurahan Lakawan Kecamatan Anggeraja Kabupaten Enrekang. Washiyah J Kaji Dakwah dan Komun. 2023;4(1).
Statistik BP. (2024). Banyaknya Desa/Kelurahan Menurut Keberadaan Penyandang Disabilitas Di Kabupaten Cirebon, 2024. Published 2024. Accessed April 24, 2025. https://cirebonkab.bps.go.id/id/statistics-table/1/MTEwOSMx/banyaknya-desa-kelurahan-menurut-keberadaan-penyandang-disabilitas-di-kabupaten-cirebon-2024.html.
Susilawati I. (2016). Pemberdayaan Masyarakat Miskin Penyandang Disabilitas Melalui Pengembangan Industri Kreatif “Limbah Singkong” Di Kabupaten Ponorogo. J Lentera. 2016;Vol 14:224-242.
Thohari S. (2014). Pandangan Disabilitas dan Aksesibilitas Fasilitas Publik bagi Penyandang Disabilitas di Kota Malang. IJDS Indones J Disabil Stud. 2014;1(1):27-37. doi:10.21776/ub.ijds.2014.01.01.04
Ummah MS. (2019). Peran Komunitas Sahabat Difabel Dalam Pemenuhan Hak Ketenagakerjaan Penyandang Difabel Kota Semarang. Sustain. 2019;11(1):1-14.
Widiantoro FW. (2019). SEMINAR. Published online 2019.
Unduhan
Diterbitkan
Terbitan
Bagian
Citation Check
Lisensi
Hak Cipta (c) 2025 Aditita

Artikel ini berlisensiCreative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.









