Manfaat Penggunaan Media Youtube Untuk Pembelajaran Nahwu
DOI:
https://doi.org/10.30739/arabiyat.v2i2.1539Keywords:
Media Pembelajaran, Youtube, NahwuAbstract
YouTube adalah salah satu media yang banyak diminati dimasa sekarang, dalam konteks pembelajaran YouTube dapat digunakan sebagai media pembelajaran. Penelitian deskriptif kualitatif ini bertujuan untuk mengeksplorasikan pemanfaatan YouTube dalam pembelajaran nahwu dan sejauh mana memudahkan mahasiswa dalam memahami materi nahwu. Data digali melalui teknik observasi, wawancara dan dokumentasi. Analisa data dimulai dari pengumpulan data, reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa mahasiswa setuju belajar nahwu dengan memanfaatkan media youtube dapat memudahkan mereka dalam memahami mater-materi terbukti dari survey yang menyatakan setuju yaitu 75%. Selain itu media youtube juga dianggap sebagai solusi yang tepat untuk dipakai dalam proses belajar dengan materi nahwu karena media Youtube bisa diakses kapan saja dan dimana saja selain itu juga bisa disimpan secara offline dan bisa ditonton berulang kali. Jika dirasa pembelajaran dikelas kurang memuaskan mahasiswa bisa mempelajari lagi dirumah masing-masing.
Downloads
Downloads
Published
Issue
Section
Citation Check
License
Authors who publish in TADRIS AL-ARABIYAT: Jurnal Kajian Ilmu Pendidikan Bahasa Arab agree to the following terms:
- Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Attribution-ShareAlike 4.0 International (CC BY-SA 4.0) License that allows others to share the work with an acknowledgment of the work's authorship and initial publication in this journal.
- Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgment of its initial publication in this journal.
- Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work (See The Effect of Open Access).





