EKSPLORASI ETNOSAINS PADA TRADISI MERON DI KECAMATAN SUKOLILO KABUPATEN PATI

Authors

  • Fara Ainul Khoriyah IAIN Kudus, Indonesia
  • Ulya Fawaida Institut Agama Islam Negeri Kudus, Indonesia
  • Shinta Bella Institut Agama Islam Negeri Kudus, Indonesia
  • Izzatul Fauziah Institut Agama Islam Negeri Kudus, Indonesia
  • Amalia Indah Rahmawati Institut Agama Islam Negeri Kudus, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.30739/tarbiyatuna.v6i1.3464

Keywords:

Tradisi Meron, Kearifan Lokal, Etnosains

Abstract

Meron merupakan tradisi diselenggarakan setiap tanggal 12 Maulid sebagai perayaan peringatan maulid Nabi Muhammad SAW di Kecamatan Sukolilo, Kabupaten Pati. Tradisi ini ditandai dengan arak-arakan gunungan menuju masjid yang melibatkan beberapa rangkaian acara. Tradisi Meron ini terus dilestarikan oleh masyarakat Sukolilo sebagai wujud penghargaan kepada nenek moyang serta sebagai tanda kesatuan dan kesetiaan. Tujuan dari penelitian ini yaitu mengungkap nilai-nilai budaya dan kearifan lokal yang kaya akan makna ilmiah dan spiritual. Jenis penelitian ini adalah penelitian kualitatif dengan pendekatan etnografi. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini meliputi wawancara, studi pustaka, dan dokumentasi. Hasilnya menunjukkan bahwa tradisi Meron tidak hanya menjadi simbol penghormatan terhadap nilai-nilai religius tetapi juga memuat pengetahuan lokal terkait pengelolaan sumber daya alam, sistem pertanian, keanekaragaman hayati, kelestarian lingkungan dan konsep – konsep fisika dan kimia. Penelitian ini juga menegaskan pentingnya pelestarian tradisi Meron sebagai warisan budaya yang memuat nilai etnosains, yang berpotensi menjadi inspirasi bagi pendidikan kontekstual dan pengembangan ilmu pengetahuan berbasis kearifan lokal.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Ahmad, H., Soeprabowati, T. R., & Purnaweni, H. (2022). Kearifan Tradisi Budaya sebagai Sarana Pelestarian Lingkungan serta Potensi Ekowisata pada Komunitas Masyarakat di Sekitar Hutan Lindung Petungkriyono (Studi Kasus Nyadran Gebog). Pringgitan, 3(2), 68. https://doi.org/10.47256/prg.v3i2.165

Ahmad, I., Syafrijal N, B., Octa N, A., & Rizky P, A. (2021). Tradisi Upacara Sekaten di Yogyakarta. Kawruh?: Journal of Language Education, Literature and Local Culture, 3(2), 49. https://doi.org/10.32585/kawruh.v3i2.1718

Anisa, A. (2017). Meningkatkan keterampilan berpikir kritis peserta didik melalui pembelajaran IPA berbasis potensi lokal Jepara. Jurnal Inovasi Pendidikan IPA, 3(1), 1. https://doi.org/10.21831/jipi.v3i1.8607

Atabik, A. (2020). Interaksionisme Simbolik Ritual Meron di Indonesia dan Relevansinya dalam al Quran. FIKRAH, 8(1), 137. https://doi.org/10.21043/fikrah.v8i1.7216

Dewantara, J. K. H. (2016). Islam Aboge dalam Tradisi Jawa Alastua. Jurnal Kebudayaan Islam, 14(2).

Dewi, C. A. (2019). An Ethnoscience Study in Chemistry Learning to Develop Scientific Literacy. Jurnal Pendidikan IPA Indonesia, 8(2). https://doi.org/10.15294/jpii.v8i2.19261

Fawaida, U., Sudarmin, S., Saptono, S., & Ridlo, S. (t.t.). Analisis Ethno-ISETS Pada Pembuatan Gula Merah.

Harefa, A. R. (2017). Pembelajaran Fisika di Sekolah Melalui Pengembangan Etnosains.

Harefa, D., & Sarumaha, M. (t.t.). Teori Pengenalan Ilmu Pengetahuan Alam Sejak Dini. Diambil 10 Desember 2024, dari https://books.google.co.id/books?hl=id&lr=&id=mUYAEAAAQBAJ&oi=fnd&pg=PA109&dq=Sains+atau+Ilmu+Pengetahuan+Alam+(IPA)+ialah+satu+kesatuan+dari+beberapa+komponen+yaitu+produk,+proses,+dan+sikap+ilmiah+yang+mempunyai+keterkaitan+dengan+kehidupan+manusia+dan+objek+kajian+yang+lebih+luas&ots=N3g_KOa30_&sig=GWWBUhamWgOLtSFlE4zfeF1oOTo&redir_esc=y

Hidayati, D. (2017). Memudarnya Nilai Kearifan Lokal Masyarakat Dalam Pengelolaan Sumber Daya Air. Jurnal Kependudukan Indonesia, 11(1), 39. https://doi.org/10.14203/jki.v11i1.36

Ilhami, A., Syahvira, R., Maisarah, U., & Diniya, D. (2020). Kajian Etnosains Tradisi Maauwo Di Danau Bakuok Sebagai Sumber Pembelajaran Biologi. BIOEDUCA?: Journal of Biology Education, 2(2), 13. https://doi.org/10.21580/bioeduca.v2i2.6326

Khusniati, M. (2014). Model Pembelajaran Sains Berbasis Kearifan Lokal dalam Menumbuhkan Karakter Konservasi. 3(1).

Lestari, L., & Nabila, N. (2024). Penerapan Etnosains dalam Pembelajaran Ilmu Pengetahuan Alam dan Sosial Kelas IV di MI As-Sunni Pamekasan. Al-Madrasah Jurnal Pendidikan Madrasah Ibtidaiyah, 8(2), 675. https://doi.org/10.35931/am.v8i2.3461

Lidi, M. W., Mbia Wae, V. P. S., & Umbu Kaleka, M. B. (2022). Implementasi Etnosains Dalam Pembelajaran Ipa Untuk Mewujudkan Merdeka Belajar Di Kabupaten Ende. OPTIKA: Jurnal Pendidikan Fisika, 6(2), 206–216. https://doi.org/10.37478/optika.v6i2.2218

M. Nur, D. M., Nor Aini, A., Musdalifah, M., Azizah, O., & Ulil Albab, M. (2024). Makna Simbolik dan Nilai Kearifan Lokal dalam Tradisi Meron di desa Sukolilo Kabupaten Pati. Journal on Education, 6(4), 18772–18781. https://doi.org/10.31004/joe.v6i4.5783

Murtini, E. S., & Istiqomaturrosyidah. (2021). Inovasi Rengginang sebagai Pangan Sumber Serat dengan Penambahan Rumput Laut Undaria Pinnatifida. 7.

Njatrijani, R. (2018). Kearifan Lokal Dalam Perspektif Budaya Kota Semarang. Gema Keadilan, 5(1), 16–31. https://doi.org/10.14710/gk.2018.3580

Noviana Noor Laily & Ulya Fawaida. (2024). Implementation of The Ethno-STEM Approach ( Science, Technology, Engineering, and Mathematic ) in Science Learning to Improve Critical Thingking Skills and Interst of Student. Jurnal Tarbiyatuna: Jurnal Kajian Pendidikan, Pemikiran Dan Pengembangan Pendidikan Islam, 5(1), 70–85. https://doi.org/10.30739/tarbiyatuna.v5i1.3353

Pamungkas, A., Subali, B., & Linuwih, S. (2017). Implementasi model pembelajaran IPA berbasis kearifan lokal untuk meningkatkan kreativitas dan hasil belajar siswa. Jurnal Inovasi Pendidikan IPA, 3(2), 118. https://doi.org/10.21831/jipi.v3i2.14562

Rahmatih, A. N., Maulyda, M. A., & Syazali, M. (2020). Refleksi Nilai Kearifan Lokal (Local Wisdom) dalam Pembelajaran Sains Sekolah Dasar: Literature Review. Jurnal Pijar Mipa, 15(2), 151–156. https://doi.org/10.29303/jpm.v15i2.1663

Risamasu, P. V. M., Pieter, J., & Gunada, I. W. (2023). Rekonstruksi Pengetahuan Sains Ilmiah Berbasis Kearifan Lokal Masyarakat di Pinggiran Danau Sentani Jayapura. Jurnal Ilmiah Profesi Pendidikan, 8(4), 2687–2695. https://doi.org/10.29303/jipp.v8i4.1866

Rosyidah, A. N., & Siadi, K. (2013). Pengembangan Modul Ipa Berbasis Etnosains Zat Aditif Dalam Bahan Makanan Untuk Kelas Viii Smp Negeri 1 Pegandon Kendal.

Sari, T. Y., Kurnia, H., Khasanah, I. L., & Ningtyas, D. N. (2022). Membangun Identitas Lokal Dalam Era Globalisasi Untuk Melestarikan Budaya dan Tradisi Yang Terancam Punah. Academy of Social Science and Global Citizenship Journal, 2(2), 76–84. https://doi.org/10.47200/aossagcj.v2i2.1842

Subqi, I. (2020). Nilai-nilai Sosial-Religius dalam Tradisi Meron di Masyarakat Gunung Kendeng Kabupaten Pati. heritage, 1(2), 171–184. https://doi.org/10.35719/hrtg.v1i2.21

Zuhdi, A. (2022). Meron di Sukolilo: Riwayat, Hakikat dan Makna Filosofis. Cipta Prima Nusantara.

Zuhdi, A. (2024). Wawancara pada Hari Kamis Siang Tanggal 28 November 2024. Di Rumahnya RT 01/VIII Pukul 11.00 – 12.00.

Downloads

Published

15-06-2025

How to Cite

Ainul Khoriyah, F., Ulya Fawaida, Shinta Bella, Izzatul Fauziah, & Amalia Indah Rahmawati. (2025). EKSPLORASI ETNOSAINS PADA TRADISI MERON DI KECAMATAN SUKOLILO KABUPATEN PATI. Jurnal Tarbiyatuna: Jurnal Kajian Pendidikan, Pemikiran Dan Pengembangan Pendidikan Islam, 6(1), 39–57. https://doi.org/10.30739/tarbiyatuna.v6i1.3464

Issue

Section

Articles

Citation Check