ISLAM NUSANTARA SEBUAH HASIL AKULTURASI ISLAM DAN BUDAYA LOKAL

Authors

  • Tohir Muntoha Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah (STIT) Darul Ishlah Tulang Bawang, Indonesia
  • Ahmad Sodik Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah (STIT) Darul Ishlah Tulang Bawang, Indonesia
  • Muhammad Taufiq Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah (STIT) Darul Ishlah Tulang Bawang, Indonesia
  • Fajar Ramadhan Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah (STIT) Darul Ishlah Tulang Bawang, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.30739/tarbiyatuna.v4i1.2493

Keywords:

Islam Nusantara, ,Akulturasi, Budaya

Abstract

Perdebatan tentang eksistensi Islam Nusantara masih sering dilakukan dengan dasar mengadakan firqoh baru yang diada ada, sedangkan islam nusantara sendiri merupakan sebuah hasil akulturasi yang terjadi secara alami oleh proses social. Proses akulturasi tersebut kemudian dibahas dalam makalah ini untuk mendudukan permasalahan dalam sebuah deskrisi-deskripsi secara sistematis. Penelitian ini menggunakan metode Kualitatif dengan pendekatan Studi Pustaka. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Islam Nusantara bukanlah sebuah ajaran baru, namun sebuah kebudayaan yang terintegrasi dengan ajaran Islam hingga menghasilkan sebuah kebudayan baru yang Islami menurut data historisnya, seperti halnya pemujaan kepada dewa-dewa yang bergeser menjadi berdzikir atau memuji-muji Allah Swt dengan ritual-ritual yang sebelumnya telah ada.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Al-Amri, Limyah, dan Muhammad Haramain. “AKULTURASI ISLAM DALAM BUDAYA LOKAL.” KURIOSITAS: Media Komunikasi Sosial Dan Keagamaan 10, no. 2 (24 November 2017): 87–100. https://doi.org/10.35905/kur.v10i2.594.

Al-Zastrouw, Ngatawi. “Mengenal Sepintas Islam Nusantara.” Hayula: Indonesian Journal of Multidisciplinary Islamic Studies 1, no. 1 (30 Januari 2017): 1–18. https://doi.org/10.21009/hayula.001.1.01.

“Budaya.” Dalam Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas. wikipedia.org, 27 April 2023.

https://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Budaya&oldid=23322845.

Fajri, Muhammad. “Islam Nusantara.” Afkaruna: Indonesian Interdisciplinary Journal of Islamic Studies 14, no. 2 (25 Desember 2018): 267–70. https://doi.org/10.18196/AIIJIS.2018.0091.267-270.

Hamzani, Yusri. “AKULTURASI BUDAYA LOKAL DAN AGAMA ISLAM

DALAM MENYAMBUT RAMADHAN: Studi Kasus Tradisi Mersik Di Kebon Daya, Masbagik Timur.” Journal al Irfani: Ilmu al Qur’an Dan Tafsir 1, no. 01 (25 Juli 2020): 18–32. https://doi.org/10.51700/irfani.v1i01.6.

Junaid, Hamzah. “KAJIAN KRITIS AKULTURASI ISLAM DENGAN BUDAYA

LOKAL.” Jurnal Diskursus Islam 1, no. 1 (26 April 2013): 56–73. https://doi.org/10.24252/jdi.v1i1.6582.

Pala, Sudirman. “AKULTURASI ISLAM DAN BUDAYA LOKAL ADAT PERKAWINAN BUGIS SINJAI , SULAWESI SELATAN:” Al-Qalam:

Jurnal Kajian Islam Dan Pendidikan 9, no. 1 (2017): 89–122. https://doi.org/10.47435/al-qalam.v9i1.255.

Qomar, Mujamil. “ISLAM NUSANTARA.” Epistemé: Jurnal Pengembangan Ilmu Keislaman 14, no. 1 (21 Juni 2019): 131–50. https://doi.org/10.21274/epis.2019.14.1.131-150.

Satori, Djam’an, dan Aan Komariah. Metodologi Penelitian Kualitatif. Bandung: Alfabeta, 2017.

Sugiono. Metode Penelitian Kualitatif: untuk penelitian yang bersifat eksploratif, interpretif, interaktif dan konstruktif. 3 ed. Bandung: Alfabeta, 2018.

Ummah, Laili Choirul. “ISLAMISASI BUDAYA DALAM TRADISI TUJUH BULANAN (MITONI) DENGAN PEMBACAAN SURAT Y?SUF DAN MARYAM PADA JAMAAH SIMA’AN AL-QUR`AN DI DESA JURUG KECAMATAN MOJOSONGO KABUPATEN BOYOLALI.” AL ITQAN:

Jurnal Studi Al-Qur’an 4, no. 2 (13 Agustus 2018): 105–26. https://doi.org/10.47454/itqan.v4i2.686.

Downloads

Published

01-06-2023

How to Cite

Tohir Muntoha, Ahmad Sodik, Muhammad Taufiq, & Fajar Ramadhan. (2023). ISLAM NUSANTARA SEBUAH HASIL AKULTURASI ISLAM DAN BUDAYA LOKAL. Jurnal Tarbiyatuna: Jurnal Kajian Pendidikan, Pemikiran Dan Pengembangan Pendidikan Islam, 4(1), 141–152. https://doi.org/10.30739/tarbiyatuna.v4i1.2493

Issue

Section

Articles

Citation Check