Analisis Fiqh Muamalah Terhadap Penerapan Akad Musyarakah Mutanaqisah Dalam Pembiayaan Rumah Di Perbankan Syariah

Authors

  • Sumarni Universitas Sains Islam Al Mawaddah Warrahmah Kolaka, Indonesia
  • Malika Kesya Aulia Universitas Sains Islam Al Mawaddah Warrahmah Kolaka, Indonesia
  • Amanda Hirmayani Universitas Sains Islam Al Mawaddah Warrahmah Kolaka, Indonesia
  • Herni Universitas Sains Islam Al Mawaddah Warrahmah Kolaka, Indonesia
  • Anggun Ade Fatrisia Universitas Sains Islam Al Mawaddah Warrahmah Kolaka, Indonesia
  • Hasniar Universitas Sains Islam Al Mawaddah Warrahmah Kolaka, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.30739/jpsda.v6i1.4886

Keywords:

Fiqh Muamalah, Musyarakah Mutanaqishah , Home Financing, Islamic Banking

Abstract

This study aims to analyze the implementation of the Musyarakah Mutanaqishah (MMQ) contract in home financing products of Islamic banking institutions from the perspective of fiqh muamalah. Musyarakah Mutanaqishah represents an innovative Islamic financing scheme that combines partnership principles with gradual transfer of ownership, designed to avoid interest-based transactions in housing finance. This research employs a qualitative method with a normative and conceptual approach by examining classical and contemporary fiqh muamalah literature, the fatwas issued by the National Sharia Council of the Indonesian Ulama Council (DSN-MUI), and relevant regulatory frameworks. The findings indicate that normatively, the Musyarakah Mutanaqishah contract fulfills the essential pillars and conditions of a valid Islamic contract and is legally supported by DSN-MUI Fatwa No. 73/DSN-MUI/XI/2008. The mechanism of joint ownership, payment of ujrah for asset utilization, and gradual transfer of ownership reflects the principles of justice and mutual benefit emphasized in Islamic law. However, practical implementation reveals several challenges, including the potential imbalance of risk allocation and deviations from the ideal partnership model. Therefore, strengthening substantive compliance in the application of Musyarakah Mutanaqishah is essential to ensure alignment with the principles of fiqh muamalah and the objectives of maqashid al-shariah.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Afandi, M. Y. (2009). Fiqh muamalah dan implementasinya dalam lembaga keuangan syariah. Yogyakarta: Logung Pustaka.

Antonio, M. S. (2015). Konsep musyarakah mutanaqishah dalam pembiayaan syariah. Jurnal Ekonomi Syariah Indonesia, 5(2).

Dariana, D., dan Ismanto, W. (2020). Analisis pembiayaan multijasa dengan akad ijarah. Jurnal Perbankan Syariah, 1(1), 1–14.

Ghozali, M., Nurtajuddin, A. N., dan Ramadhan, A. H. (2025). Muamalah fiqh analysis of murabahah. Al-Afkar: Journal for Islamic Studies, 8(1).

Hamin, M. W. (2017). Perlindungan hukum bagi nasabah (debitur) bank sebagai konsumen pengguna jasa bank terhadap risiko dalam perjanjian kredit bank. Lex Crimen, 6(1).

Huda, N., dan Nasution, M. E. (2016). Analisis implementasi musyarakah mutanaqishah pada perbankan syariah. Jurnal Al-Iqtishad, 8(1).

Husein, M. T. (2019). Telaah kritis akad musyarakah mutanaqishah. Journal of Islamic Economics and Banking, 1(1), 81.

Kadir, S., et al. (2022). Implementasi akad musyarakah mutanaqishah di lembaga keuangan Islam. Islamic Economic and Business Journal, 4(2), 1–19.

Kartika, M., dan Andrini, R. (2024). Kegiatan usaha bank syariah dan perbedaannya dengan konvensional. Socius: Jurnal Penelitian Ilmu-Ilmu Sosial, 2(5).

Mardani. (2015). Fiqh ekonomi syariah: Fiqh muamalah. Jakarta: Prenada Media.

Masse, R. A., et al. (2025). Akad musyarakah dan MMQ (musyarakah mutanaqishah): Penerapan dan tantangan yang dihadapi. Jurnal Penelitian Ilmiah Multidisipliner, 1(3), 665–675.

Mitasari, V., Ramadhan, A., dan Rahmawati. (2023). Penerapan akad musyarakah mutanaqishah dalam pembiayaan KPR syariah di Bank BSI. Jurnal Ekonomi, 6(2), 211–219.

Muharni, Y., et al. (2025). Dinamika akad tunggal dan akad multi-kontrak pada lembaga keuangan syariah bank. Eco-Iqtishodi: Jurnal Ilmiah Ekonomi dan Keuangan Syariah, 6(2), 185–194.

Naviva, D. U. (2022). Fenomena penentuan ujrah pada sewa tanah sawah dalam meningkatkan kesejahteraan petani dalam perspektif Islam. Keadaban: Jurnal Sosial dan Humaniora, 4(1), 9–32.

Nugroho, A. P., et al. (2025). Peran akad rahn dalam pembiayaan UMKM: Tinjauan literatur fiqh muamalah. Media Riset Bisnis Manajemen Akuntansi, 1(1).

Ridwan, A. H., dan Beik, I. S. (2016). Penerapan akad musyarakah mutanaqishah pada pembiayaan perumahan syariah. Jurnal Iqtishadia, 9(2).

Rohman, A., et al. (2025). Akad MMQ (musyarakah mutanaqishah) dalam transaksi muamalah maliyah. Yogyakarta: Muhammadiyah University Press.

Rohmi, P. K. (2015). Implementasi akad musyarakah mutanaqishah pada pembiayaan kepemilikan rumah di Bank Muamalat Lumajang. Iqtishoduna: Jurnal Ekonomi Islam, 4(1), 17–37.

Seftiani, F. H., Widi, H. L., Azharah, S. L., dan Alfin, A. (2025). Kesesuaian konsep akad fiqh muamalah dengan produk keuangan syariah kontemporer. Jurnal Ilmiah Manajemen dan Kewirausahaan.

Wahyuni, S. (2018). Musyarakah mutanaqishah dalam pembiayaan kepemilikan rumah pada bank syariah. Jurnal Al-Amwal, 10(1).

Wirananda, D. A. (2024). Tinjauan fiqh muamalah terhadap lembaga keuangan syariah. Al-Ikram: Jurnal Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah, 2(2).

Downloads

Published

2026-02-06

How to Cite

Sumarni, Aulia, M. K., Hirmayani, A., Herni, Fatrisia, A. A., & Hasniar. (2026). Analisis Fiqh Muamalah Terhadap Penerapan Akad Musyarakah Mutanaqisah Dalam Pembiayaan Rumah Di Perbankan Syariah. JPSDa: Jurnal Perbankan Syariah Darussalam, 6(1), 169–189. https://doi.org/10.30739/jpsda.v6i1.4886

Citation Check