Pemanfaatan Sampah Keluarga Menjadi Produk Bernilai Jual Di Desa Dasri, Tegalsari, Banyuwangi

  • Ribut Suprapto Institut Agama Islam Darussalam Blokagung Banyuwangi
  • Nawal Ika Susanti Institut Agama Islam Darussalam Blokagung Banyuwangi
  • Agus Baihaqi Institut Agama Islam Darussalam Blokagung Banyuwangi
  • Sumari Mawardi Institut Agama Islam Darussalam Blokagung Banyuwangi

Abstract

Masalah sampah sudah menjadi topik utama yang ada pada bangsa kita, banyak hal yang menyebabkan terjadinya penumpukan sampah ini. Namun yang pasti faktor individu sangatlah berpengaruh dalam hal ini. Oleh karena itu pengelolaan sampah tidak bisa lepas juga dari pengelolaannya terhadap masyarakat dimana bertempat tinggal. Desa Dasri berada di Kecamatan Tegalsari, namun perilaku hidup sehat dengan lingkungan bersih masih kurang menjadi perhatian, banyaknya limbah rumah tangga seperti kertas dan kresek bekas bungkus belanjaan, bekas makanan banyak bertebaran disudut-sudut desa, dan sangat mengganggu kenyamanan  dan keindahan lingkungan. Dengan melihat kondisi yang demikian maka perlu kiranya memberikan pemberdayaan pada masyarakat desa Dasri, dengan melakukan, Pemberdayaan Masyarakat Melalui Pemanfaatan Barang Bekas Menjadi Produk Nilai Jual Di Desa Dasri Kecamatan Tegalsari Kabupaten Banyuwangi. Pemberdayaan ini dilakukan pada bulan Agustus 2017. Setelah pelaksanaan pemberdayaan di Desa Dasri dapat disimpulkan bahwa setelah adanya pemberdayaan masyarakat melalui pelatihan membuat kerajinan dari barang bekas di  Desa Dasri, masyarakat desa Dasri khususnya ibu-ibu rumah tangga, yang diawali dengan adanya pelatihan ketrampilan secara intensif, mereka tidak hanya mengandalkan lagi penghasilan pokok dari kepala keluarga. namun dengan berjalannya waktu serta tertanamnya kemauan mereka untuk berwirausaha sehingga dapat meningkatkan pendapatan keluarga dan terciptanya masyarakat yang mandiri dan sejahtera.


Kata Kunci: Barang Bekas, Sampah Dapur Keluarga, Produk Bernilai Jual, Pemberdayaan Masyarakat

Author Biographies

Ribut Suprapto, Institut Agama Islam Darussalam Blokagung Banyuwangi

Masalah sampah sudah menjadi topik utama yang ada pada bangsa kita, banyak hal yang menyebabkan terjadinya penumpukan sampah ini. Namun yang pasti faktor individu sangatlah berpengaruh dalam hal ini. Oleh karena itu pengelolaan sampah tidak bisa lepas juga dari pengelolaannya terhadap masyarakat dimana bertempat tinggal. Desa Dasri berada di Kecamatan Tegalsari, namun perilaku hidup sehat dengan lingkungan bersih masih kurang menjadi perhatian, banyaknya limbah rumah tangga seperti kertas dan kresek bekas bungkus belanjaan, bekas makanan banyak bertebaran disudut-sudut desa, dan sangat mengganggu kenyamanan  dan keindahan lingkungan. Dengan melihat kondisi yang demikian maka perlu kiranya memberikan pemberdayaan pada masyarakat desa Dasri, dengan melakukan, Pemberdayaan Masyarakat Melalui Pemanfaatan Barang Bekas Menjadi Produk Nilai Jual Di Desa Dasri Kecamatan Tegalsari Kabupaten Banyuwangi. Pemberdayaan ini dilakukan pada bulan Agustus 2017. Setelah pelaksanaan pemberdayaan di Desa Dasri dapat disimpulkan bahwa setelah adanya pemberdayaan masyarakat melalui pelatihan membuat kerajinan dari barang bekas di  Desa Dasri, masyarakat desa Dasri khususnya ibu-ibu rumah tangga, yang diawali dengan adanya pelatihan ketrampilan secara intensif, mereka tidak hanya mengandalkan lagi penghasilan pokok dari kepala keluarga. namun dengan berjalannya waktu serta tertanamnya kemauan mereka untuk berwirausaha sehingga dapat meningkatkan pendapatan keluarga dan terciptanya masyarakat yang mandiri dan sejahtera.

Kata Kunci: Barang Bekas, Sampah Dapur Keluarga, Produk Bernilai Jual, Pemberdayaan Masyarakat

Nawal Ika Susanti, Institut Agama Islam Darussalam Blokagung Banyuwangi

Masalah sampah sudah menjadi topik utama yang ada pada bangsa kita, banyak hal yang menyebabkan terjadinya penumpukan sampah ini. Namun yang pasti faktor individu sangatlah berpengaruh dalam hal ini. Oleh karena itu pengelolaan sampah tidak bisa lepas juga dari pengelolaannya terhadap masyarakat dimana bertempat tinggal. Desa Dasri berada di Kecamatan Tegalsari, namun perilaku hidup sehat dengan lingkungan bersih masih kurang menjadi perhatian, banyaknya limbah rumah tangga seperti kertas dan kresek bekas bungkus belanjaan, bekas makanan banyak bertebaran disudut-sudut desa, dan sangat mengganggu kenyamanan  dan keindahan lingkungan. Dengan melihat kondisi yang demikian maka perlu kiranya memberikan pemberdayaan pada masyarakat desa Dasri, dengan melakukan, Pemberdayaan Masyarakat Melalui Pemanfaatan Barang Bekas Menjadi Produk Nilai Jual Di Desa Dasri Kecamatan Tegalsari Kabupaten Banyuwangi. Pemberdayaan ini dilakukan pada bulan Agustus 2017. Setelah pelaksanaan pemberdayaan di Desa Dasri dapat disimpulkan bahwa setelah adanya pemberdayaan masyarakat melalui pelatihan membuat kerajinan dari barang bekas di  Desa Dasri, masyarakat desa Dasri khususnya ibu-ibu rumah tangga, yang diawali dengan adanya pelatihan ketrampilan secara intensif, mereka tidak hanya mengandalkan lagi penghasilan pokok dari kepala keluarga. namun dengan berjalannya waktu serta tertanamnya kemauan mereka untuk berwirausaha sehingga dapat meningkatkan pendapatan keluarga dan terciptanya masyarakat yang mandiri dan sejahtera.

Kata Kunci: Barang Bekas, Sampah Dapur Keluarga, Produk Bernilai Jual, Pemberdayaan Masyarakat

Agus Baihaqi, Institut Agama Islam Darussalam Blokagung Banyuwangi

Masalah sampah sudah menjadi topik utama yang ada pada bangsa kita, banyak hal yang menyebabkan terjadinya penumpukan sampah ini. Namun yang pasti faktor individu sangatlah berpengaruh dalam hal ini. Oleh karena itu pengelolaan sampah tidak bisa lepas juga dari pengelolaannya terhadap masyarakat dimana bertempat tinggal. Desa Dasri berada di Kecamatan Tegalsari, namun perilaku hidup sehat dengan lingkungan bersih masih kurang menjadi perhatian, banyaknya limbah rumah tangga seperti kertas dan kresek bekas bungkus belanjaan, bekas makanan banyak bertebaran disudut-sudut desa, dan sangat mengganggu kenyamanan  dan keindahan lingkungan. Dengan melihat kondisi yang demikian maka perlu kiranya memberikan pemberdayaan pada masyarakat desa Dasri, dengan melakukan, Pemberdayaan Masyarakat Melalui Pemanfaatan Barang Bekas Menjadi Produk Nilai Jual Di Desa Dasri Kecamatan Tegalsari Kabupaten Banyuwangi. Pemberdayaan ini dilakukan pada bulan Agustus 2017. Setelah pelaksanaan pemberdayaan di Desa Dasri dapat disimpulkan bahwa setelah adanya pemberdayaan masyarakat melalui pelatihan membuat kerajinan dari barang bekas di  Desa Dasri, masyarakat desa Dasri khususnya ibu-ibu rumah tangga, yang diawali dengan adanya pelatihan ketrampilan secara intensif, mereka tidak hanya mengandalkan lagi penghasilan pokok dari kepala keluarga. namun dengan berjalannya waktu serta tertanamnya kemauan mereka untuk berwirausaha sehingga dapat meningkatkan pendapatan keluarga dan terciptanya masyarakat yang mandiri dan sejahtera.

Kata Kunci: Barang Bekas, Sampah Dapur Keluarga, Produk Bernilai Jual, Pemberdayaan Masyarakat

Sumari Mawardi, Institut Agama Islam Darussalam Blokagung Banyuwangi

Masalah sampah sudah menjadi topik utama yang ada pada bangsa kita, banyak hal yang menyebabkan terjadinya penumpukan sampah ini. Namun yang pasti faktor individu sangatlah berpengaruh dalam hal ini. Oleh karena itu pengelolaan sampah tidak bisa lepas juga dari pengelolaannya terhadap masyarakat dimana bertempat tinggal. Desa Dasri berada di Kecamatan Tegalsari, namun perilaku hidup sehat dengan lingkungan bersih masih kurang menjadi perhatian, banyaknya limbah rumah tangga seperti kertas dan kresek bekas bungkus belanjaan, bekas makanan banyak bertebaran disudut-sudut desa, dan sangat mengganggu kenyamanan  dan keindahan lingkungan. Dengan melihat kondisi yang demikian maka perlu kiranya memberikan pemberdayaan pada masyarakat desa Dasri, dengan melakukan, Pemberdayaan Masyarakat Melalui Pemanfaatan Barang Bekas Menjadi Produk Nilai Jual Di Desa Dasri Kecamatan Tegalsari Kabupaten Banyuwangi. Pemberdayaan ini dilakukan pada bulan Agustus 2017. Setelah pelaksanaan pemberdayaan di Desa Dasri dapat disimpulkan bahwa setelah adanya pemberdayaan masyarakat melalui pelatihan membuat kerajinan dari barang bekas di  Desa Dasri, masyarakat desa Dasri khususnya ibu-ibu rumah tangga, yang diawali dengan adanya pelatihan ketrampilan secara intensif, mereka tidak hanya mengandalkan lagi penghasilan pokok dari kepala keluarga. namun dengan berjalannya waktu serta tertanamnya kemauan mereka untuk berwirausaha sehingga dapat meningkatkan pendapatan keluarga dan terciptanya masyarakat yang mandiri dan sejahtera.

Kata Kunci: Barang Bekas, Sampah Dapur Keluarga, Produk Bernilai Jual, Pemberdayaan Masyarakat

Published
2018-11-02
How to Cite
SUPRAPTO, Ribut et al. Pemanfaatan Sampah Keluarga Menjadi Produk Bernilai Jual Di Desa Dasri, Tegalsari, Banyuwangi. LOYALITAS, Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, [S.l.], v. 1, n. 1, p. 51-60, nov. 2018. ISSN 2621-4687. Available at: <http://ejournal.iaida.ac.id/index.php/loyal/article/view/312>. Date accessed: 20 nov. 2018.
Section
Articles