Studi Komperatif Kinerja Keuangan pada Perbankan di Indonesia (Bank Rakyat Indonesia (BRI) dan BRI Syariah)

  • Aula Izatul Aini Institut Agama Islam (IAI) Darussalam Banyuwangi

Abstract

Sebagai salah satu lembaga keuangan, bank perlu menjaga kinerjanya agar dapat beroperasi secara optimal.  Terlebih lagi bank syrai’ah harus bersaing ketat dengan bank konvensional yang telah berkembang pesat di Indonesia.  Fenomena perbedaan antara bank syari’ah dengan bank konvensional ini sangat menarik untuk diteliti, terutama bagaimana kedua konsep ini bersaing secara positif untuk menunjukkan hasil kinerja yang di peroleh dari kedua konsep tersebut merupakan kinerja bank yang terbaik dalam industri Perbankan Nasional.  Adapun pengukuran kinerja dari sektor perbankan ini dapat dilihat dari bagaimana tingkat rario likuiditas, solvabilitas, dan profitabilitas pada penyajian laporan keuangan yang dilaporkan dalam akhir periodenya.Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis variabel-variabel dalam penelitian yang telah dirumuskan dalam rumusan masalah, yaitu pertama, apakah rasio–rasio keuangan yang terdiri: QR, CR, DRR, CAR, GPM, NPM, LM, AU, LDR, ROA, ROE dapat membedakan kinerja keuangan leverage multiplier  antara Perbankan Syariah dan Perbankan Konvensional? Kedua, bagaimana kinerja bank syariah dan bank konvensional?Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif. Pemilihan sampel dalam penelitian ini menggunakan metode judgment sampling yaitu, perbankan syariah (Bank Rakyat Indonesia (BRI) Syariah) dan perbankan konvensional (Bank Rakyat Indonesia (BRI))data yang diambil adalah laporan keuangan laba-rugi dan laporan keuangan neraca perbankan selama 5 tahun yaitu dari tahun 2010 sampai 2014. Analisis yang dilakukan menggunakan Analisis Diskriminan. Uji hipotesis dilakukan dengan bantuan Software SPSS versi 14.0. Hasil Analisis penelitian ini menunjukkan bahwa pertama, berdasarkan uji Wilks’ Lambda diketahui bahwa berdasarkan perbandingan rasio keuangan QR, CR, DRR, CAR, GPM, NPM, LM, LDR, dan ROE ada perbedaan yang signifikan antara kinerja perbankan syariah dan perbankan konvensional.  Hal ini dibuktikan dengan diperolehnya nilai signifikansi di bawah 0,05. Dan berdasarkan perbandingan rasio keuangan AU dan ROA tidak ada perbedaan yang signifikan antara kinerja perbankan syariah dan perbankan konvensional.  Hal ini dibuktikan dengan diperolehnya nilai signifikansi di atas/lebih besar dari 0,05. Kedua, berdasarkan nilai Cuttof diketahui bahwa perbankan syariah termasuk kelompok 1 yang memiliki score diskriminan positif atau diatas nilai cutoff score 0. Sedangkan  perbankan konvensional  termasuk kelompok 2 memiliki score diskriminan negatif atau dibawah nilai cutoff score 0. Berdasarkan perbandingan score  diskriminankinerja keuangan perbankan syariahlebih baik daripada kinerja keuangan perbankan konvensional.

Published
2017-01-30
How to Cite
AINI, Aula Izatul. Studi Komperatif Kinerja Keuangan pada Perbankan di Indonesia (Bank Rakyat Indonesia (BRI) dan BRI Syariah). Jurnal Istiqro': Jurnal Hukum Islam, Ekonomi, dan Bisnis, [S.l.], v. 5, n. 1, p. 18-36, jan. 2017. ISSN 2460-0083. Available at: <http://ejournal.iaida.ac.id/index.php/istiqro/article/view/36>. Date accessed: 20 sep. 2017.
Section
Articles