Penguatan Kesehatan Reproduksi di Komunitas Muslim Kabupaten Banyuwangi

  • Zulfi Zumala Dwiandriani Institut Agama Islam Darussalam (IAIDA) Banyuwangi
  • M. Alaika Nasrullah Institut Agama Islam Darussalam (IAIDA) Banyuwangi

Abstract

Fenomena kesehatan reproduksi dan seksualitas di pesantren sangat beragam, mulai dari mitos terkait organ reproduksi (antara lain, jika melihat organ reproduksi akan menimbulkan kerusakan pada mata), kebersihan umum seperti kamar mandi dan kebersihan diri yang rentan terkena IMS, hingga fenomena Mairil di pesantren. Rumusan masalah berdasarkan latar belakang di atas adalah “bagaimana penguatan kesehatan reproduksi di komunitas muslim Kabupaten Banyuwangi?”. Metode penelitian yang digunakan yaitu metode penelitian kualitatif. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah dengan cara interview dan focus group discussion (FGD). Hasil penelitian menunjukkan bahwa penguatan kesehatan reproduksi di komunitas muslim kabupaten Banyuwangi dapat di identifikasi melalui Pemahaman tentang Kesehatan Reproduksi dan Seksualitas, Persoalan Kesehatan Reproduksi dan Seksualitas Remaja, Pendidikan Kesehatan Reproduksi dan Seksualitas (PKRS) di Pesantren, Kebijakan dan Strategi Penguatan Kesehatan Reproduksi dan Seksualitas Remaja, dan Prospek Pendidikan Kesehatan Reproduksi dan Seksualitas (PKRS) Remaja

Downloads

Download data is not yet available.
Published
2017-05-22
How to Cite
DWIANDRIANI, Zulfi Zumala; NASRULLAH, M. Alaika. Penguatan Kesehatan Reproduksi di Komunitas Muslim Kabupaten Banyuwangi. Jurnal Darussalam: Jurnal Pendidikan, Komunikasi dan Pemikiran Hukum Islam, [S.l.], v. 6, n. 1, p. 190-208, may 2017. ISSN 2549-4171. Available at: <http://ejournal.iaida.ac.id/index.php/darussalam/article/view/88>. Date accessed: 21 nov. 2017.