Proses Dakwah Lintas Budaya di Desa Karangdoro

  • Abdi Fauji Hadiono Institut Agama Islam Darussalam (IAIDA) Banyuwangi

Abstract

Menggunakan strategi dakwah, penelitian ini diarahkan pada 2 hal pokok, yaitu ingin mengetahui pelaksanaan adat hajatan tujuh hari yang ada di Desa Karangdoro Kecamatan Tegalsari Kabupaten Banyuwangi dan ingin mengetahui proses dakwah lintas budaya yang ada di desa tersebut terkait dengan pelaksanaan adat hajatan tujuh hari.Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif. dengan observasi partisipatif dan wawancara. Populasi penelitian ini adalah sebagian masyarakat Blokagung Tegalsari Banyuwangi. Untuk menjawab permasalahan penelitian tersebut, peneliti menggunakan pendekatan penelitian kualitatif lapangan dengan jenis penelitian perspektif dakwah. Sumber data dalam penelitian ini adalah sebagian masyarakat Blokagung yang diambil lewat sampel. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara, observasi dan studi dokumentasi. Sedangkan analisis data adalah Reduksi Data, Display Data, dan Deskripsi Data. Dari hasil penelitian, dapat ditemukan bahwa, pelaksanaan hajatan tujuh hari bertujuan untuk mendo’akan saudara atau kerabat yang meninggal agar diberi keselamatan. Adapun proses dakwahnya dengan menyelipkan mauidhoh hasanah di awal acara tahlil dan ada juga yang di akhir tahlil.

Downloads

Download data is not yet available.
Published
2017-05-22
How to Cite
HADIONO, Abdi Fauji. Proses Dakwah Lintas Budaya di Desa Karangdoro. Jurnal Darussalam: Jurnal Pendidikan, Komunikasi dan Pemikiran Hukum Islam, [S.l.], v. 6, n. 1, p. 63-79, may 2017. ISSN 2549-4171. Available at: <http://ejournal.iaida.ac.id/index.php/darussalam/article/view/79>. Date accessed: 20 sep. 2017.