Penguatan Empat Pilar Kesalehan Melalui Program Tarbiyah di SMP Islam Terpadu Al Uswah Banyuwangi
DOI:
https://doi.org/10.30739/darussalam.v17i2.4655Keywords:
Empat Pilar Kesalehan, Program Tarbiyah, Pendidikan Islam, Pembinaan Karakter, SMP Islam Terpadu Al Uswah BanyuwangiAbstract
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pentingnya penguatan karakter Islami melalui pembinaan yang terstruktur dan berkelanjutan di lingkungan pendidikan Islam. Fokus penelitian ini adalah penguatan Empat Pilar Kesalehan: iman, ilmu, amal, dan akhlak melalui pelaksanaan program tarbiyah di SMP Islam Terpadu Al Uswah Banyuwangi. Tujuan penelitian ini adalah mendeskripsikan pelaksanaan program tarbiyah serta perannya dalam membentuk kesalehan guru dan peserta didik. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan desain studi kasus. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan studi dokumentasi terhadap kegiatan tarbiyah yang dilaksanakan di sekolah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa program tarbiyah dilaksanakan secara sistematis melalui pembinaan ruhiyah, penguatan keilmuan, pembiasaan amal ibadah dan sosial, serta penanaman nilai-nilai akhlak mulia dalam aktivitas pendidikan sehari-hari. Program tarbiyah tersebut berkontribusi positif terhadap peningkatan kesadaran beriman, budaya belajar, kepedulian sosial, dan perilaku berakhlak Islami. Penelitian ini menyimpulkan bahwa program tarbiyah berperan strategis dalam mengintegrasikan Empat Pilar Kesalehan sebagai fondasi pembentukan karakter Islami di SMP Islma Terpadu Al Uswah Banyuwangi.
Downloads
References
Diajukan, T. T., Salah, M., Syarat, S., Gelar, M., & Pendidikan, M. (2020). Meningkatkan ranah kognitif dan afektif peserta didik melalui pembinaan guru asuh di man insan cendikiakota palu.
Gani, A., & Oktavani, M. (2024). Pendidikan Agama Islam?: Fondasi Moral Spiritualitas Bangsa. 11(3), 289–297.
Harifah, N., & Sofa, A. R. (2025). Penguatan Tradisi Keislaman di Ma ’ had Putri Nurul Hasan MAN 2 Probolinggo?: Implementasi Pengajian Kitab , Amalan Harian , dan Ritual Kolektif dalam Pembentukan Karakter Santri.
Ilmu, S., Iman, D. A. N., & Integrasi, P. (2025). IKHTISAR?: Jurnal Pengetahuan Islam. 5, 131–144.
Islamyh, S. (2020). PROGRAM STUDI PENDIDIKAN AGAMA ISLAM.
Maryani, W., Musolli, A., Harahap, S., Azizah, B. N., Ilmu, P., Qur, A.-, & Imam, U. I. N. (2025). TERHADAP KATA RABB DAN RELEVANSINYA DENGAN KONSEP PENDIDIKAN ISLAM. 9, 1023–1039.
Ningsih, P. L., & Irkhami, N. (n.d.). Internalisasi Etos Kerja Islam?: Perspektif Aktualisasi Iman. 11(04), 116–134.
Nurjaman, I., Erihadiana, M., Hasanah, A., & Arifin, B. S. (2025). RESTORASI PENDIDIKAN BERBASI NILAI-NILAI AL-QURAN?: TAWARAN KONSEPTUAL BAGI TRANFORMASI PENDIDIKAN. 1001–1014. https://doi.org/10.30868/im.v8i02.8621
Pendidikan, J., Islam, A., Ilmu, F., Dan, T., Islam, U., Maulana, N., & Ibrahim, M. (2019). IMPLEMENTASI PENDIDIKAN KARAKTER MELALUI PROGRAM EKSTRAKULIKULER ISLAMIC STUDY CLUB DI SMPIT PERMATA KOTA MOJOKERTO.
Selatan, K., & Islam, P. (n.d.). Pendahuluan Pesantren sebagai lembaga pendidikan Islam memiliki peran ganda , yaitu sebagai tempat memperoleh pengetahuan keagamaan dan sebagai lembaga pembentuk karakter . Kurikulum di pesantren mencakup berbagai komponen utama yang saling terkait dan berinteraksi untuk mencapai tujuan pendidikan Islam yang menyeluruh . Pemahaman mendalam terhadap komponen-komponen ini menjadi kunci dalam memahami bagaimana pesantren menjalankan perannya sebagai lembaga pendidikan yang mampu membentuk santri menjadi individu yang berakhlak mulia , berpengetahuan luas , dan mampu berkontribusi positif pada masyarakat . Pesantren memegang peranan strategis sebagai lembaga pendidikan Islam yang mampu menjaga keberlanjutan dan keaslian ajaran agama dalam konteks evolusi zaman , keberadaan pesantren menjadi semacam oase spiritual di tengah arus modernisasi , di mana nilai-nilai tradisional Islam tetap dijaga dan disampaikan dengan metode pembelajaran yang bersifat warisan . Pendidikan Islam di pesantren tidak hanya berfokus pada aspek formal pengetahuan agama , tetapi juga menanamkan nilai-nilai ke-Islaman dalam tindakan sehari-hari . Inilah yang membuat pesantren menjadi lingkungan pendidikan yang unik , di mana komponen kurikulum bukan hanya menjadi alat pembelajaran , tetapi juga instrumen pembentukan karakter yang kokoh . Pesantren juga dikenal sebagai lembaga pendidikan yang mampu menciptakan suasana kekeluargaan dan kebersamaan di antara santri . Komponen kurikulum yang menekankan nilai-nilai sosial dan kepemimpinan turut membantu mengembangkan keterampilan interpersonal santri . Dengan demikian , pesantren tidak hanya berperan sebagai lembaga pendidikan , tetapi juga sebagai wadah pembentukan sosial dan budaya , menciptakan lingkungan di mana santri tidak hanya belajar agama , tetapi juga mempraktikkan nilai-nilai sosial dan etika Islam dalam kehidupan sehari-hari . Pendidikan merupakan upaya yang terencana dalam proses pembimbingan dan pembelajaran bagi individu agar tumbuh berkembang menjadi manusia yang mandiri , bertanggung jawab , kreatif , berilmu , sehat dan berakhlak ( berkarakter ) mulia , 1 sehingga , Mendidik bukan hanya suatu proses untuk menyampaikan sebuah pengetahuan saja , melainkan juga proses pengembangan potensi dan menanamkan nilai-nilai luhur pada diri peserta didik . 2 Pendidikan Islam di lingkungan pesantren memiliki peran sentral dalam membentuk karakter dan pengetahuan keagamaan santri . Sejak berabad-abad lamanya , pesantren menjadi lembaga …. 138–158.
Tryas, I., Rochbani, N., Idris, A., & Nurjati, M. (2024). Membangun Generasi Berkarakter Melalui Integrasi Nilai-Nilai Islam Dalam Pendidikan. XXI(I), 65–78.
Zahra, A. S. (2024). Integrasi Tarbiyah , Talim dan Ta ’ dib?: Pilar Utama Pendidikan Islam. 1(6), 33–48.
Zahra, R. N., & Yuliana, N. (2023). Peran Komunikasi yang Efektif sebagai Kunci menuju Kesuksesan Seorang Putri Juniawan. 1(December), 169–174.
Zamroni, M. A., Fatikh, M. A., & Sholihah, M. (2025). Membangun Karakter Islami Melalui Pendidikan Berbasis Iman?: Perspektif Teologis. 2(1), 64–79.
Downloads
Published
Issue
Section
Citation Check
License
Copyright (c) 2026 Jurnal Darussalam: Jurnal Pendidikan, Komunikasi dan Pemikiran Hukum Islam

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
Semua artikel yang dipublikasikan dapat diakses secara umum melalui online dan bersifat bebas download
http://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0/






