Fast Response Garda Ampuh dalam Penanganan Anak Muda Putus Sekolah di Banyuwangi

  • Ilham Nur Kholiq Institut Agama Islam Darussalam Blokagung Banyuwangi

Abstract

The achievements and innovations developed by Banyuwangi District turned out to have many problems in the midst of the community, such as poverty, education (out of school children) who needed good handling. Based on observations and information obtained by researchers there are 10 sub-districts in Banyuwangi District, where the highest number of school dropouts is Rogojampi, Glagah, Tegaldlimo, Banyuwangi City. Gambiran, Kalipuro, Muncar, Kalibaru, Wongsorejo, and Singojuruh. The method used in this study is a qualitative method with descriptive analysis techniques. The data collection techniques using observation, interviews, and documentation. And the data sources are children who experience school dropouts, the Education Office, Tegadlimo UPTD and archives of school dropouts in Kecamatan Teglimlimo. The results of this study indicate, that the factors of school dropouts in Tegadlimo sub-district, Kalipait Village, Kendalrejo and Purwoagung are economic factors, leaving their parents to leave as migrant workers or die, access roads, juvenile delinquency and the environment. Whereas the government's way of dealing with school dropouts is by providing pocket money, smart Banyuwangi transport money, effective garda savings, being included in the package A, B and C equality program, KIP (Kartu Indonesia Pintar) program and SAS Program (Siswa asuh Sebaya).

Downloads

Download data is not yet available.

References

Ahmad. 2011. Pendidikan Dasar Pada Anak. Jakarta. Trans Info Media.
Ali Imron. 2004. Manajemen Peserta Didik Berbasis Sekolah. Malang: Deparmen Pendidikan Nasional.
Ahmad Fauzi R, Andi Gau Kadir dan Andi Murfhi, 2014. Analisis Peranan Pemerintah Daerah terhadap Anak Putus Sekolah di Kabupaten Wajo, Jurnal Ilmu.
Djohani, Rianingsih. 2003. Partisipasi, Pemberdayaan, dan Demokratisasi Komunitas. Bandung. Studio Driya Media.
E.M Sweeting dan Muchlisoh Laporan Teknis No. 18b. 1998. Bebebrapa Penyebab Murid Mengulang Kelas, Putus Sekolah, dan Melanjutkan Sekolah dari SD ke SLTP. Jakarta. Departmen Pendidikan dan Kebudayaan.
Fathurrohman, Muhammad dan Sulistyorini. 2012. Belajar dan Pembelajaran.Yogyakarta. TERAS.
Gunawan. 2011. Remaja dan Permasalahannya Yogyakarta Hanggar Kreator Jejen Musfah Pendidikan Holistic: Pendekatan Lintas Perspektif, Jakarta. Kencana.
Henning F and Columbia R. 1990. Penyelenggaraan dan Penafsiran Hasil-hasil Diskusi Grup Fokus. Majalah Kesehatan Masyarakat Departemen Kesehatan RI.
Irwanto. 1998. Focus Group Discussion (FGD) Sebuah Pengantar Praktis.Jakarta: Pusat Kajian Pembangunan Masyarakat Universitas Katolik Indonesia Atma Jaya.
Lexy J. Moleong. 2007. Metodologi Penelitian Kualiatif. Bandung. Remaja Rosdakarya.
Martono HS dan Saidiharjo. 2002. Geografi dan Kependudukan. Solo. Tiga Serangkai.
Mulyanto Sumardi. 1985. Kemiskinan dan Kebutuhan Pokok. Jakarta. Rajawali
Morin Benjami, Agustinus Pati, Dan Frans Singkoh.2017. Strategi Dinas Pendidikan Dalam Meminimalisir Anak Putus Sekolah Di Kota Bitung. Jurnal Eksekutif, Vol. 1, No. 1. Universitas Sam Ratulangi.
Murniawati. 2015. Strategi Kebijakan Kota Surabaya Dalam Menangani Anak Putus Sekolah. Jurnal, ISSN 2303 – 3411, Vol. 3, No.3. Fakultas Ilmu Sosial dan Politik. Universitas Airlangga.
Noor Rizqa, Faktor Penyebab Anak Putus Sekolah pada Tingkat SMP di Desa Bumi Rejo kecamatan Baradatu kabupaten Way Kanan Tahun 2014 (Jurnal)
Trismansyah. 1998. Anak Putus Sekolah dan Permasalahanya. Jakarta. Percetaka RosdaKarya.
UU RI NO.3 TH. 1997. Undang-Undang Peradilan Anak. Jakarta. Sinar Grafika.
Pemerintahan Volume 4, Nomor 2. 2012. ISSN 1979-5645. Universitas Hasanuddin
Published
2019-04-19
How to Cite
KHOLIQ, Ilham Nur. Fast Response Garda Ampuh dalam Penanganan Anak Muda Putus Sekolah di Banyuwangi. Jurnal Darussalam: Jurnal Pendidikan, Komunikasi dan Pemikiran Hukum Islam, [S.l.], v. 10, n. 2, p. 405-423, apr. 2019. ISSN 2549-4171. Available at: <http://ejournal.iaida.ac.id/index.php/darussalam/article/view/382>. Date accessed: 17 oct. 2019. doi: https://doi.org/10.30739/darussalam.v10i2.382.
Section
Articles